JUNIORROCKSTAR X SENI KANJI

article, borntobearockstar, juniorrockstar, kolaborasi, seni kanji -

JUNIORROCKSTAR X SENI KANJI

Om Supomo atau Fu He Po (苏波莫) adalah seorang seniman asal Kota Bandung yang memiliki cara unik dalam melukis. Om Supomo mulai menggunakan moniker “Seni Kanji” dan menggunakan alat gambar konvensional seperti spidol dan pulpen gambar diatas media kertas karton. Diantara ratusan ilustrasi yang malang-melintang di Instastories, feeds dan retweet-retweet Twitter, gaya visual Om Supomo bisa sangat dikenali karena cukup “berbeda” dibanding yang lain.

Karya Om Supomo memiliki nuansa klasik, layaknya poster jadul yang selalu digambar secara manual. Kekuatan karyanya juga terletak pada pesan nyeleneh dan tema yang diangkat dari kondisi sosial dalam masyarakat. Om Supomo dikenal memiliki akun instagram bernama @senikanji. Seni Kanji sendiri adalah seni perpaduan seni tulis mandarin asal China yang baru di Indonesia.

Om Supomo menekuni Seni Kanji dilatarbelakangi keinginan mengangkat budaya lokal Indonesia yang dipadukan dengan tulisan Mandari asal China. Walaupun baru aktif sebagai full-time artist dari 2019, Seni Kanji sudah melakukan beberapa eksibisi yang menuai respon positif. Dimulai dari eksibisi intim di Kedai Juru / Arena pada tanggal 25 Jan-5 Februari 2020, lalu Seni Kanji melakukan “invasi” di Grammars pada tanggal 12-24 Februari dengan tema “Jalinan Kasih”. Eksibisi ini berkerjasama dengan Bakmie Tjo Kin, yang juga memiliki karakter asian vintage seperti Seni Kanji. Selain eksibisi, Seni Kanji juga merilis beberapa produk seperti Kalender dan Tote Bag. Terakhir Seni Kanji melakukan eksibisi dan lelang karya “Sekalipoen Radja Tetaplah Tamoe” di Satu Pintu Coffee pada tanggal 13-14 Maret 2021.

Seni kanji karya Om Supomo memiliki ciri khas tersendiri baik dari gambar dan juga tulisan mandarinya. Yang menarik dari karya Seni Kanji adalah humor antik dan elemen klasik dari setiap drawingnya. Elemen nostalgia dan stroke-stroke garis simple di drawing Seni Kanji juga memperlihatkan keluguan yang menjadikan karya Om Supomo ini ke wilayah seni “low brow” yang justru lebih menarik ketimbang senirupa high art yang pretensius. Kehidupan sehari-hari pun menjadi inspirasi Om Supomo untuk berkarya. Hand Lettering karakter budaya Tionghoa yang dipakai Seni Kanji menghiasi quotes-quotes yang kadang bercanda (“Kalo bisa ngaret kenapa mesti on time?”), kadang serius (“Jangan membenci dirimu karena itu tugas orang lain”) dan seringkali, keduanya (“System yang paling baik adalah sound system”).

 

Dua orang model anak mengenakan baju hasil kolaborasi antara Junior rockstar dengan seni kanji

 

Dengan penuh suka cita dan dalam rangka keinginan untuk melestarikan kesenian di Indonesia, JUNIORROCKSTAR di penghujung bulan November 2021 mempersembahkan dua karya dari Om Supomo yang hadir dalam bentuk T-shirt untuk anak.

Hasil kolaborasi dengan @senikanji ini menyuguhkan karya "Langit tak perlu menjelaskan bahwa dirinya tinggi" dan "System yang paling baik adalah sound system" yang siap menjadikan rockstar kesayangannya Mom&Dad tampil beda dan berani dibanding teman-temannya.

"Langit Tak Perlu Menjelaskan Bahwa Dirinya Tinggi" adalah sebuah karya dari Om Supomo yang sangat filosofis dan penuh makna. Rockstar kesayangannya Mom&Dad bakalan tambah kece kalo diajak nongkrong pake kaos ini. Namun tetap bersahaja dan membumi biar sama kaya kata-kata di bajunya. Sedangkan artikel kedua bergambar "System Yang Paling Baik Adalah Sound System". Sebuah karya dari Om Supomo yang banyak digemari dan paling terkenal karena sering malang melintang di outfit, tote bag, bahkan tembok restoran.

Meski Om Supomo sudah berpulang pada Juli 2021 lalu, namun karya-karya Om Supomo masih bisa kita nikmati. Om Supomo adalah bukti nyata dari #borntobearockstar . Menggambar adalah hidupnya. Tetap berkarya di usia senja. Sampai ia pulang ke sisi Tuhan.

Meskipun kami tidak berkesempatan bertemu langsung dengan Om Supomo, tapi kami yakin semangatnya bisa terus berkobar di dalam karya-karyanya.


发表评论

请注意,评论必须在发布之前获得批准